Setiap manusia telah diciptakan dengan sempurna, akal dan hati sebagai instrumen keseimbangan, bekal menghadapi kehidupan. Kedua harus dipakai sesuai tempatnya dan harus bersinergi. Dominan pada salah satunya akal menimbulkan ketidakseimbangan dalam menentukan langkah-langkah hidup kepada diri sendiri atau reaksi terhadap lingkungan. Lalu bagaimana cara kita menilai kerja seimbang akal-hati kita? Ada dari reaksi balik lingkungan kepada kita. Bersyukurlah jika lingkungan telah menerima kita dengan baik berarti sebagian besar sikap kita telah dibuat dari sinergi akal-hati yang tepat.
Akal
Dari sisi biologi,


Tidak ada komentar:
Posting Komentar