Rabu, 04 April 2012

Hadiah kecil dari si Ade

Ade, biasa kupanggil begitu, adalah anak ketiga sekaligus anak bungsu di keluarga kami. Lahirnya selisih 10 tahun lebih dari tahun lahirku, atau sekarang berusia 15 tahun. Saat ini dia masih duduk di bangku kelas 9 sebuah SMP favorit di kota kami. SMP tempat aku sekolah 11 tahun lalu. 

Secara fisik dia termasuk anak yang tumbuh dengan baik. Sekarang saja tingginya 169 cm atau kurang 2 cm untuk sama tingginya denganku. Maklum mungkin asupan gizinya lebih baik daripada masa pertumbuhanku.. hehehe.. Untuk kecerdasan dia termasuk anak yang cerdas. Kecerdasannya sudah terlihat sejak dia belum sekolah. Memasuki dunia sekolah, TK, SD sampai SMP, Alhamdulillah dia selalu menonjol dalam akademik maupun non-akademik. Peringkat I kelas sudah menjadi langganan setiap pembagian raport. 

Seiring bertambahnya usia, bertambah luas pula wawasan dan pergaulannya. Dia aktif dalam organisasi ekstrakurikuler, mulai dari ketua Pramuka, Osis, KIR dan Seni, belum termasuk kegiatan olahraga renanga, basket, sepak bola, sampai atlete Karate. Dia bisa meraih dua tingkat sabuk Karate dalam 4 bulan, walaupun dia gagal ikut Kejurda karena bertepatan dengan ujian sekolah. Hanya saja ada hal yang tidak aku sukai dari dia saat. Mulai mengenal internet ternyata telah mampu membiusnya jatuh dalam kelalaian. Prestasinya jatuh dari peringkat 2 paralel SMP ke peringkat 25. Ini yang membuatku marah. Walaupun secara emosi dia sangat dekat denganku tapi memberinya peringatan bukanlah hal yang bisa ditunda. 



Mungkin tekanan dari lingkungan, khususnya aku cukup membuatnya termotivasi untuk kembali bangkit. Satu demi satu nilai pelajaran mulai menunjukan perbaikan, bahkan tak jarang nilai sempurna. Disini aku belajar untuk menjadi motivator, ketika dia jatuh dan menemui banyak halangan, seorang remaja ternyata hanya perlu dukungan emosional untuk menunbuhkan kemampuannya, bukan tekanan atau kemarahan. Kebangkitannya akhirnya menunjukan hasil ketika dia mampu menjadi Juara I lomba mapel TIK tingkat SMP untuk Karesidenan Banyumas sekaligus menjadi jaminan satu kursi siswa SMA N 1 Cilacap (RSBI) ditangannya. Prestasi itu mungkin berawal dari laptop bekas yang aku hadiahkan untuknya. Selamat de', terus berjuang menuju masa depanmu..

                                 (Ade FK, ketiga dari kiri) Mirip aku ternyata heheehe..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar