Hampir lupa untuk menulis lagi di blog ini.. Ya, ini bulan Desember..
Bulan penguhujung tahun masehi sekaligus bulan evaluasi seluruh pencapaian kerja tahun ini..
itu di kantorrrr bro.. kali ini lagi males ngomongin kantor dah..
Sebagai cerminan, memang target tahun ini ada progres yang bagus untuk menapaki tahun depan meskipun sampai hari terakhir tahun 2011 ternyata masih banyak target yang meleset atau bahkan tidak tercapai.
Sadar benar bahwa rasa syukur harus menjadi awal kata atas pencapaian tahun ini, terutama masalah karir dan pendidikan. Sebaliknya, menghadapi kenyataan banyaknya kegagalan atau target yang belum tercapai hal pertama adalah..... ya, apa? tersenyum? menyesal? atau justru bersyukur?
Ssipp jawaban itu benar?
Tersenyum? harus itu.. kenapa? ya itu lah wajahku sendiri.. (siapa lagi yang mau senyum kalau bukan aku sendiri hihii....)
Menyesal? ga perlu bro.. u have done the best... except one point.. what is it? it's a secret..
menyesal kalau kamu masih belum mau jujur bahwa kamu gagal dalam beberapa hal.
Masalah apa? bisnismu yang hancur itu? berapa sih 40 juta? heii sadar... itu uang siapa? uangmu? ckckckkck.. jelas-jelas itu uang milik Alloh 'azza wajalla.. kamu siapa.. hasil tabunganmu satu tahun gaji? ahh.. kamu satu tahun masih bisa dapat nafas gratis itu ada ga 40 juta? berapa..? yang jelas lebih dari 40 juta kan.. jangan-jangan itu yang terbaik atau yang paling mudah untuk kita daripada cara Alloh yang lain.. jadi musibah itu pun ga boleh disesali bahkan disyukuri..
What? bersyukur?
ingatkah nasihat Ibnu Batthul tentang apa-apa yang terjadi untuk kita memang telah tersurat dalam lauhful mahfudz. Sekalipun itu musibah yang menurut manusia adalah perkara menyusahkan dan memberatkan, yakinlah dan ketahuilah bahwa musibah itu adalah terbaik disisi Alloh 'azza wajalla bagi manusia.
Kegagalan tahun ini dua hal yang pokok: bisnis dan nikah..
Masalah bisnis, ingat baik-baik hal-hal ini:
- jangan pernah lagi percaya pada orang lain kecuali dia yang pernah berkorban untukmu..
- jangan menunda ikut training graphology for business..
- jangan benturkan masa depanmu dengan target jangka pendek meski menggiurkan..
Di sisi lain, tahun ini aku dapatkan kembali sahabat yang pernah hilang. Sosok sahabat yang muncul untuk kedua kalinya pada salah seorang sahabatku. Ya, kami adalah duo pesaing sejak di bangku kuliah, mulai dari bangun pagi, menghafal qur'an, mengerjakan tugas, olahraga sampai IPK. Tak jarang kami mengalami "sleek" karena masalah persaingan ini. Namun, kalau dikenang ternyata lebih banyak kekompakan diantara kami, seperti tradisi bersarung, mudik, kebut-kebutan motor, sampai masalah tipe wanita idaman.. hihihi lucu kalau diingatt... Sosok sahabat itu muncul lagi ketika kami sama-sama jatuh, tapi dia dapat ujian lebih karena sekarang dia menanggung tambahan dua jiwa. Ketika ujian ini datang, masih ingat saat suaranya berubah menceritakan beberapa bisnisnya yang hancur, utang bertumpuk dan ancaman-ancaman yang mungkin terjadi atas dia. Saat-saat itulah kami temukan perasaan senasib dan semangat untuk bangkit kembali. Mulai dari bermitra dalam bisnis sampai bagi-bagi tips pernikahan. Bro, semoga persahabatan ini menjadi jalan membawa kita ke syurga kelak. Amin.. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa ujung tahun bukan lah penghujung harapan. Harapan itu masih ada, masih terbuka lebar.. kamu tidak sendiri, kita akan bersama menghadapi setiap tantangan tahun depan..
Masalah kegagalan kedua mau aku tulis apa ya.. mengertilah, ini diluar kendaliku.. Mungkin joke yang cocok untukku kali ini adalah "aku memang belum bisa memberi ibuku apa-apa, apalagi seorang menantu"
Hahaha itu joke kalau temen-temen mulai meledek..
Biarlah itu menjadi pelajaran buatku. Tahun ini memang belum menemukan siapa jodohku tetapi aku yakin dan husnudzon Alloh telah menyiapkan yang terbaik untukku. Tugasku hanya memperbaiki diri dan memperbaiki diri. itu saja.. eh, jangan lupa nabung untuk keperluan menuju hari H dan setelah berumah tangga kelak..
Harapan tidak berakhir bersama berakhirnya tahun ini.. Masih ada harapan di tahun depan. Sukses atau tidaknya tahun depan tergantung pada ikhtiarku sendiri.. Ingat, jangan menyesali kegagalan yang tekah terjadi, jangan berhenti belajar, jangan berhenti memperbaiki diri dan tetaplah husnudzon kepada ketentuanNya kelak.. Semoga hidupku ada perbaikan yang signifikan di tahun depan.. Amin..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar